LokalStore88 Rabu,7 Oktober 2026.
Berteriak kencang di tengah laut lepas karena tangannya terasa panas disengat ubur-ubur, lalu malah disambut tawa teman-temannya sendiri—itu yang dialami Olivia Morisson saat syuting 5CM: REVOLUSI HATI. Cerita lucu sekaligus mencekam itu terkuak saat para pemain film ini bertemu penggemar di Indonesia Comic Con, Minggu (4/10/2026). Di balik momen yang sempat berujung tangisan itu, tampak betapa petualangan membuat prekuel dari film kesayangan penonton Indonesia tidak berjalan semulus harapan. Justru dari kejadian tak terduga semacam itulah, keseruan di balik layar prekuel ini terasa nyata dan layak diceritakan ulang.
Bagi penggema film nasional, nama 5CM bukan sekadar judul biasa. Dua belas tahun lalu, film garapan sutradara Rizal Mantovani itu memamerkan lanskap Gunung Semeru dengan kualitas visual yang sinematik dan megah. Petualangan Zafran bersama geng pertemanannya mendaki gunung tersebut ditonton oleh 2,4 juta penonton—angka yang patut diacungi jempol untuk masanya. Tak heran bila judul ini menancap kuat di benak pecinta layar lebar Indonesia hingga hari ini.
🛒 LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »
Kekuatan lain 5CM terletak pada jajaran pemainnya yang akrab dengan media. Nama-nama seperti Herjunot Ali, Raline Shah, Denny Sumargo, Fedi Nuril, Pevita Pearce, hingga Igor Saykoji menyatukan popularitas dan chemistry di layar. Formula sederhana namun ampuh itu—cast bintang yang dicintai plus alam Semeru yang memukau—membuat film ini dikenang luas. Kombinasi serupa kini dicoba dihidupkan kembali lewat proyek prekuel yang diberi judul 5CM: REVOLUSI HATI, dengan cerita yang dijanjikan lebih segar.
Bedanya, kali ini bentang alam yang dieksplorasi bukan lagi gunung, melainkan laut. Kursi sutradara kini dipegang Emil Heradi, menggantikan tangan Mantovani yang dulu membekas di film pertama. Dari trailer yang sudah dirilis, tampak jelas bahwa eksplorasi lautan menjadi jantung cerita kali ini. Pertanyaannya, apakah formula alam sinematik yang sukses itu bisa terulang di kanvas yang sama sekali baru?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367116/original/015770800_1791298847-Screenshot_4.jpg)
Sebagian jawabannya bisa disimak dari pengakuan para cast sendiri. Dalam acara meet and greet di Indonesia Comic Con yang memadati venue, mereka berbagi kisah syuting selama 20 hari. Lokasi yang dilalui tersebar cukup jauh: mulai dari Baluran, pantai-pantai Banyuwangi, Pulau Menjangan, hingga Lombok. Rute panjang itu memberi gambaran betapa serius tim produksi mengejar keindahan alam untuk diabadikan di layar.
Dua Puluh Hari Menjelajah Pantai dan Pulau
Dari semua lokasi, Pulau Menjangan meninggalkan kesan paling dalam. Salah satu pemain mengisahkan tempat itu dengan penuh antusias di hadapan pengunjung Comic Con. Sesuai namanya, pulau tersebut dihuni puluhan, bahkan mungkin ratusan rusa yang berkeliaran bebas. Suasana seperti itu memang langka ditemui dalam syuting film layar lebar Indonesia. Momen menyaksikan satwa di habitatnya jadi berkah tersendiri yang disyukuri para pemain.
Namun tak semua kenangan berlangsung indah. Olivia Morisson mengaku mengalami insiden saat pengambilan gambar di laut lepas. Ia tiba-tiba merasakan sensasi panas menyengat di tangannya, dan begitu melihat ke bawah, ada ubur-ubur di sana. Secara refleks ia pun berteriak sekencang-kencangnya. Panik memang wajar ketika tubuh tiba-tiba berhadapan langsung dengan hewan berbisa itu di tengah air.
Yang tak terduga justru datang dari reaksi teman-temannya. Alih-alih buru-buru menolong, para cast lain ternyata tertawa dan membiarkannya, karena mengira Olivia sedang bercanda. Padahal ia sampai menangis dan berulang kali menyatakan kesakitannya. Baru kemudian mereka meyakini bahwa Olivia memang membutuhkan bantuan medis segera. Insiden itu menjadi pengingat bahwa suasana syuting yang seru kadang membuat sinyal bahaya justru dianggap candaan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367117/original/031120100_1791298847-746c23d9-a049-4345-b8b0-4bb46250cf7e.jpg)
Bimasena kemudian menanggapi kejadian itu dengan santai. Menurutnya, reaksi teman-temannya tak lepas dari kebiasaan Olivia yang kerap berlebihan. Selama syuting, hampir semua hal oleh Olivia dipermasalahkan, sehingga saat insiden itu terjadi mereka langsung menganggapnya ulah biasa. Penjelasan itu disambut tawa seluruh ruangan, termasuk dari Olivia sendiri yang ikut gelak mendengar dirinya digambarkan demikian. Chemistry para pemain justru terlihat hangat lewat candaan seperti ini.
Zafran Versi Muda dan Restu Herjunot Ali
Perubahan besar lain menyangkut sosok utama, Zafran. Di prekuel ini, Zafran muda tidak lagi diperankan Herjunot Ali, melainkan Roman King. Bagi Roman, kesempatan menjelma menjadi karakter ikonik itu ibarat hadiah yang langka. Zafran digambarkan sebagai sosok yang energik dan penyuka sastra. Kemampuannya merangkai puisi bahkan menjadi warna tersendiri dalam pertemanan geng tersebut.
Kepercayaan semacam itu tentu membawa tekanan tersendiri bagi Roman. Sebagai film pendahulu, 5CM: REVOLUSI HATI harus menghidupkan masa muda sosok yang sudah dicintai penonton lebih dari satu dekade. Salah menggambar karakternya bisa berarti mengecewakan banyak orang sekaligus. Roman menyadari betul bahwa ia mengambil alih peran yang identik dengan Herjunot. Karena itu, ia tak melangkah tanpa arahan dan dukungan yang memadai.
Kabar baiknya, Roman menerima dorongan sekaligus apresiasi langsung dari Herjunot Ali. Ia menyebut restu itu sangat berharga dalam proses mengeksplorasi Zafran versi muda. Roman mengaku sangat senang dan penuh rasa hormat kepada Herjunot atas dukungan yang diberikan. Baginya, dukungan semacam itu terasa seperti validasi untuk melangkah, dan bisa memerankan Zafran muda ibarat suatu kehormatan besar. Perhatian sang pendahulu bahkan ia yakini bermakna dunia baginya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367118/original/036407900_1791298847-Screenshot_1.jpg)
Relasi mentor dan penerus seperti ini jarang tampak di industri film lokal. Sering kali pergantian pemain justru diwarnai perbandingan pahit dari penggemar lama. Dengan restu eksplisit dari pemeran aslinya, Roman bisa melangkah lebih mantap tanpa terbebani bayangan pendahulunya. Bagi penonton, kesepakatan semacam ini menenangkan karena menjaga kesinambungan rasa antara film lama dan prekuelnya. Zafran muda kini punya legitimasi dari sosok yang dulu membentuknya.
Dari Gunung Semeru ke Laut: Nostalgia yang Menunggu Diuji
Pertanyaan besarnya kini: mampukah prekuel ini mengulang sukses 2,4 juta penonton? Menghidupkan kembali formula lama selalu berisiko, apalagi dengan mengganti latar dari gunung ke laut. Namun justru perubahan kanvas itu bisa menjadi daya tarik segar bagi penonton. Eksplorasi laut lepas, pantai-pantai Banyuwangi, hingga Pulau Menjangan menjanjikan visual yang belum banyak disajikan film petualangan nasional. Emil Heradi memikul tanggung jawab besar membuktikan bahwa formula itu tetap ampuh di tangan baru.
Antusiasme pengunjung Comic Con yang memadati venue menjadi sinyal awal yang menggembirakan. Para penggemar menyimak cerita-cerita syuting dengan hangat, dari kisah rusa di Pulau Menjangan sampai insiden ubur-ubur yang mengundang gelak tawa. Suasana itu menunjukkan rasa penasaran publik sudah terbentuk jauh sebelum film tayang. Ditambah momen bertemu penggemar secara langsung, tim film berhasil merajut keterikatan emosional sejak dini. Bagi industri, ini contoh bagaimana promosi film bisa dibangun lewat interaksi personal yang tulus.
5CM: REVOLUSI HATI kini tinggal menunggu waktu untuk menemui penonton Indonesia. Dari kisah di balik layarnya, ada dua hal yang bisa dibawa pulang: bahwa syuting petualangan alam terbuka penuh kejutan, dan bahwa regenerasi karakter yang dijalani dengan restu bisa terasa hangat. Perjalanan dari Semeru ke laut lepas selama 20 hari itu nantinya akan terukur nilainya di tiket bioskop. Satu hal pasti: cerita Zafran dan gengnya belum selesai, dan penonton sudah siap menyambutnya.
Sumber: Liputan6 Showbiz
Jangan sampai ketinggalan cerita seru dari dunia hiburan dan berita terkini lainnya, ya. Ikuti terus update dari LapakStore88 biar kamu selalu jadi yang pertama tahu kabar terbaru setiap harinya. Sampai jumpa di update berikutnya!
📘 Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini
💬 Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini
📰 Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog
Baca juga:
Kata kunci terkait: film 5CM Revolusi Hati, prekuel film 5CM, Olivia Morisson, Roman King, Herjunot Ali, film Indonesia, sinema Indonesia, syuting film di laut
#LapakStore88
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367116/original/015770800_1791298847-Screenshot_4.jpg)
0 Komentar