LokalStore88 Rabu,7 Oktober 2026.
Gelak tawa penonton pecah berkali-kali saat Syahrini menghibur di panggung Pestapora — dan ternyata, momen kocak itu tidak lahir sepenuhnya dari improvisasi sang penyanyi sendiri. Di balik layar, ada seorang komika profesional yang disiapkan khusus untuk memastikan setiap celotehan mendarat pas di telinga penonton. Namanya David Nurbianto, sosok yang kini resmi membenarkan kabar keterlibatannya sebagai comedy consultant untuk penampilan tersebut. Kisah ini menarik karena memperlihatkan sisi langka di industri musik tanah air: bintang pop yang mendatangkan ahli komedi untuk meracik panggungnya.
Kehadiran komika di belakang seorang bintang musik memang bukan pemandangan sehari-hari. Biasanya urusan candaan dibiarkan mengalir sendiri, atau diserahkan ke tim kreatif umum tanpa nama khusus. Pestapora kali ini memilih jalan yang berbeda, dan hasilnya terasa: penampilan Syahrini disebut berhasil menyedot perhatian sekaligus memancing tawa penonton. Kabar mengenai keterlibatan seorang komika di baliknya pun sempat beredar, hingga akhirnya dikonfirmasi langsung oleh David saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026).
🛒 LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »
Tawaran yang Mampir Dulu ke Awwe
Cerita tentang bagaimana David mendarat di proyek itu sendiri sudah cukup menghibur. Ia mengungkap bahwa tawaran menjadi comedy consultant untuk Syahrini sempat mampir dulu ke rekan sesama komikanya, Awwe. Menurut penuturannya, pihak yang menyiapkan panggung itu rupanya pertama kali mengincar Awwe untuk posisi tersebut. Namun karena Awwe tidak bisa mengambil tawaran itu, bola kemudian dilempar ke arah David. Jadi, posisi yang ia pegang sekarang sejatinya adalah titipan yang ia terima dengan dua tangan.
Bagi David, mengambil alih tugas tersebut adalah pengalaman yang benar-benar baru. Ia belum pernah sebelumnya bekerja sebagai konsultan komedi untuk penampilan panggung seorang penyanyi. Meski begitu, keraguan nyaris tidak muncul. Dalam penjelasannya, ia menyebut dirinya memang tipe orang yang senang dengan tantangan, sehingga tawaran unik semacam ini justru menggoda. Yang ada justru rasa penasaran untuk mencoba sesuatu di luar zona nyamannya.
Lalu sebenarnya apa tugas seorang comedy consultant di sebuah panggung musik? Sederhananya, ia bertugas memastikan materi candaan yang disampaikan sang bintang terasa segar, relevan, dan pas dengan suasana. Mulai dari memilah isu apa yang sedang ramai, menakar kapan lelucon sebaiknya dijatuhkan, sampai menyesuaikan nada bahasa dengan selera penonton. Pekerjaan ini menuntut kepekaan tinggi, sebab humor yang melenceng sedikit saja bisa mengubah suasana dari tertawa menjadi canggung. Di sinilah pengalaman seorang komika panggung seperti David berperan.
Bukan Menyusun Candaan dari Nol
Menariknya, meski panggung berhasil bergemuruh, David menegaskan ia tidak menyusun seluruh candaan dari nol. Ia tidak merasa jadi penulis tunggal yang meracik setiap kalimat lucu dari halaman kosong. Sebaliknya, ia justru menyoroti sesuatu yang menurutnya jauh lebih penting: Syahrini ternyata sudah memiliki bakat komedi yang tumbuh alami. Jadi tugasnya bukan menciptakan kelucuan, melainkan memoles sesuatu yang memang sudah ada di sana. Penegasan ini penting supaya publik tidak salah membaca perannya.
Menurut David, sang penyanyi sekaligus istri Reino Barack itu memang lucu secara genuine — lucu bukan karena dibuat-buat, melainkan karena karakternya sendiri memang menyimpan sisi kocak yang kuat. Persona komedi Syahrini sudah terbentuk dengan solid sejak lama. Hal itu terlihat dari cara ia berbicara, bereaksi, dan memainkan ekspresi di atas panggung. Bagi seorang komika, bekerja dengan orang yang punya insting humor alami justru jadi kemudahan tersendiri. Bahan bakunya sudah tersedia, tinggal diarahkan.
Kalau begitu, apa persisnya yang David kerjakan? Ia mendeskripsikan perannya lebih sebagai rekan diskusi. Tugasnya membantu menyaring isu-isu kekinian — apa yang sedang tren, apa yang sedang jadi bahan pembicaraan publik — lalu mencarikan cara menyodorkannya dalam kemasan candaan. Ia ingin memastikan materi yang tampil di panggung terasa dekat dengan penonton hari ini, bukan sekadar mengulang formula lama. Posisi ini ibarat jembatan antara karakter alami Syahrini dan selera humor penonton masa kini.
Ada alasan logis mengapa peran penyelarasan ini dibutuhkan. David menjelaskan bahwa Syahrini cukup lama tidak terlalu memantau perkembangan zaman dan tren terbaru. Wajar saja — sang penyanyi memang tidak selalu berada di tengah riuh kehidupan media sosial dan obrolan sehari-hari seperti kebanyakan orang. Akibatnya, ada jarak antara materi yang ia miliki dan isu yang sedang hangat di telinga penonton muda. Nah, di sinilah David masuk: menutup jarak itu lewat percakapan dan pertukaran gagasan.
Konfigurasi seperti ini sebenarnya masuk akal, apalagi di panggung festival. Penonton Pestapora umumnya datang membawa selera humor yang dibentuk oleh tren harian — candaan yang terasa basi sedikit saja bisa langsung terasa jadul. Dengan dibantu orang yang bekerja sehari-hari di dunia komedi, peluang materi untuk mendarat menjadi jauh lebih besar. Dan dari reaksi penonton yang berhasil dibuat tertawa, tampaknya resep ini bekerja dengan baik. Kolaborasi lintas disiplin semacam ini patut dicontoh pementasan lainnya.

Etos Kerja yang Bikin Takjub
Selain soal materi, hal lain yang membuat David tidak bisa berhenti memuji adalah etos kerja Syahrini. Ia mengaku takjub melihat ketelitian sang penyanyi dalam mematangkan setiap celotehan yang akan diangkat di atas panggung. Baginya, level keprofesionalan seperti ini bukan main-main. Bukan sekadar tampil dan berharap improvisasi menyelamatkan, melainkan benar-benar menyiapkan semuanya dengan serius. Pengakuan ini datang dari orang yang bergelut di dunia hiburan bertahun-tahun, sehingga bobot pujian itu cukup terasa.
David menggambarkan Syahrini sebagai pribadi yang sangat detail dan sangat profesional. Maunya, kata dia, segala sesuatu disiapkan dengan matang sebelum naik panggung. Tidak ada ruang bagi kerja setengah-setengah. Setiap bagian dari penampilan diperhatikan, mulai dari alur candaan sampai cara penyampaiannya, agar saat tampil semuanya terasa rapi. Sikap semacam ini mungkin sering kita temui pada atlet atau profesional korporat, tapi di dunia hiburan yang penuh gemerlap, komitmen sebesar itu tetap layak diacungi jempol.
Bisa dibilang, keberhasilan sebuah penampilan besar memang jarang lahir dari kebetulan. Di balik momen yang terlihat santai dan menghibur, hampir selalu ada proses panjang yang tidak dilihat penonton. Kasus Syahrini di Pestapora memperlihatkan itu dengan jelas: panggung yang terasa ringan ternyata dibangun di atas persiapan yang berat. Bagi publik, ini jadi pengingat bahwa menjaga standar kualitas di panggung besar membutuhkan kerja keras yang konsisten. Kelucuan yang tampak mengalir alami pun tetap butuh diasah.
Kebanggaan Komika dan Sinyal ke Depan
Satu hal lagi yang membuat kolaborasi ini terasa istimewa: David mengaku mengidolakan karya-karya Syahrini. Ketika akhirnya dipertemukan untuk berkontribusi langsung pada penampilan sang idola, rasa bangganya sulit disembunyikan. Baginya, kesempatan ini bukan sekadar pekerjaan baru di daftar agenda. Ada dimensi personal yang menyertainya — bekerja untuk orang yang karyanya selama ini ia apresiasi dari kejauhan. Ia menilai bisa berada di ruang yang sama dengan sosok yang menginspirasinya adalah keberuntungan yang tidak semua orang dapatkan.
Lebih dari itu, David menilai pengalaman bekerja bareng Syahrini adalah sesuatu yang sangat berarti baginya sebagai komedian. Bayangkan, bisa bekerja dengan orang yang memang genuinely lucu, punya karakter komedi yang kuat, dan membawa persona yang sangat kental. Bagi seorang pelawak, kombinasi seperti itu adalah bahan yang menyenangkan untuk diajak bermain. Kebersamaan di balik layar itu sekaligus menjadi ajang belajar yang langka. Dua dunia bertemu, dan keduanya saling mengisi.
Kolaborasi semacam ini juga memperlihatkan sesuatu yang lebih besar tentang industri hiburan kita. Keahlian komika tidak lagi hanya dipakai di panggung tunggal atau acara lawak — kini ia diakui sebagai keahlian khusus yang bisa menyempurnakan karya lintas genre. Penyanyi, aktor, bahkan acara non-komedi mulai melihat nilai tambah dari kehadiran ahli humor. Artinya, profesi komedi mendapat ruang pengakuan yang lebih luas dari sebelumnya. Bagi ekosistem kreatif tanah air, ini kabar baik yang patut dirayakan.
Bagi para penggemar, cerita di balik layar ini memberi warna tersendiri pada momen Pestapora. Mereka tidak hanya menonton penampilan yang menghibur, tapi juga tahu bahwa di baliknya ada proses serius yang melibatkan banyak pihak. Selain itu, kelucuan yang ditampilkan Syahrini terasa lebih bermakna karena lahir dari karakter aslinya, bukan sekadar naskah jadi. Penggemar pun semakin yakin bahwa sang idola memang punya bakat di mana saja. Dari panggung musik sampai urusan candaan, semua bisa.
Dari sisi karier, penampilan ini juga bisa dibaca sebagai sinyal menarik. Syahrini membuktikan bahwa ia mampu beradaptasi dengan panggung dan selera penonton masa kini tanpa kehilangan ciri khasnya. Dibantu pihak yang paham selera kekinian, ia berhasil membuat dirinya tetap relevan di mata penonton lintas generasi. Langkah mendatangkan comedy consultant pun berpotensi jadi preseden bagi bintang lain yang ingin kembali tampil besar. Rumusnya sederhana: jaga karakter, perbarui kemasan.
Pada akhirnya, kisah di balik panggung Pestapora ini mengingatkan kita pada satu hal: tawa penonton tidak pernah jadi kebetulan. Ada tawaran yang mampir dulu ke Awwe, ada komika yang rela keluar dari zona nyaman, dan ada bintang yang mempersiapkan semuanya dengan teliti. David Nurbianto pulang membawa pengalaman baru sekaligus kesempatan langka bekerja dengan idolanya, sementara Syahrini membawa pulang panggung yang bergemuruh tawa. Kolaborasi seperti ini membuka pintu bagi kerja sama serupa di masa depan — dan kalau itu benar-benar terjadi, penontonlah pihak yang paling diuntungkan.
Sumber: Detik Hot
Nah, cerita di balik panggung seperti ini memang selalu seru untuk disimak sampai habis, kan? Yuk ikuti terus kanal resmi LapakStore88 supaya tidak ketinggalan berita hangat dan update seru berikutnya. Sampai jumpa di kisah selanjutnya!
📘 Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini
💬 Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini
📰 Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog
Baca juga:
Kata kunci terkait: Syahrini, Pestapora, David Nurbianto, Awwe, comedy consultant, Reino Barack, komika Indonesia, Syahrini Pestapora
#LapakStore88

0 Komentar