LokalStore88 Kamis,8 Oktober 2026.
Di malam 7 Oktober, ketika lampu sorot menyorot bangunan di Arya Nagari, Bali, sebuah peristiwa tak terlupakan terjadi. Sebuah gedung data yang belum pernah ada sebelumnya terbuka, menandai langkah besar bagi penyedia layanan internet terbesar di Indonesia. Yang membuat semua mata terpaku bukan hanya bangunan itu, tapi juga angka-angka yang mengalir dari dalam, seperti 145 kW per rak yang siap memproses beban AI. Bagaimana sebuah perusahaan yang mulai dari layanan nirkabel bisa mencapai titik ini? Ternyata jawabannya terletak pada transformasi yang tak terputus.
Kini, dengan lebih dari tiga juta pelanggan di 200 kota, Biznet menunjukkan bahwa investasi pada infrastruktur digital bukan sekadar strategi bisnis, melainkan investasi pada masa depan ekonomi digital Indonesia. Dalam era di mana 69 persen tenaga kerja Indonesia sudah menggunakan AI dalam pekerjaan sehari-hari, permintaan akan komputasi berkapasitas tinggi menjadi kebutuhan primer. Bisnis yang dulu hanya mengandalkan jaringan nirkabel kini merambah ke domain pusat data canggih yang mampu menampung beban AI. Hal ini memberi sinyal kuat bahwa infrastruktur digital sedang mengalami revolusi.
🛒 LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »
Tidak ada kejadian yang lebih signifikan daripada pembukaan AI-Ready Data Center di Bali. Tempat ini tidak hanya menjadi saksi peristiwa, melainkan juga pusat inovasi yang dirancang khusus untuk memenuhi tuntutan komputasi AI. Dari desain hingga teknologi pendinginan, setiap elemen dirancang untuk mendukung beban kerja yang sangat intensif. Dan di balik semua ini, ada visi jangka panjang: menjadi pusat ekosistem AI bagi seluruh negeri.
Momen Pembukaan yang Menggemparkan
Panggung acara dibuka dengan sambutan singkat dari manajemen Biznet, yang menekankan pentingnya infrastruktur digital dalam mendukung adopsi AI di sektor publik maupun swasta. Setelah itu, sebuah panel layar besar menampilkan demo real-time, di mana server AI di pusat data memproses data dalam hitungan detik. Penonton yang terdiri dari pelaku industri, akademisi, dan pejabat pemerintah pun terlihat terkesima, menunjukkan betapa pentingnya peran pusat data ini. Bahkan, ada demonstrasi interaktif yang menunjukkan bagaimana AI dapat membantu analisis pasar secara real-time.
Lokasi pusat data di kompleks Arya Nagari dipilih karena akses mudah ke infrastruktur energi terbarukan serta kedekatan dengan jalur komunikasi utama. Di sisi lain, bangunan ini juga dirancang untuk mengurangi jejak karbon melalui sistem pendinginan cairan dan panel surya. Desain ini menegaskan komitmen Biznet terhadap keberlanjutan lingkungan. Selain itu, kawasan tersebut juga dilengkapi dengan laboratorium pengembangan AI, sehingga para peneliti dapat menguji dan mengembangkan aplikasi baru secara langsung.
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9367991/original/033364300_1791369533-20261007_151037.jpg)
Sejarah Biznet hingga 26 Tahun
Biznet didirikan pada tahun 2000 dengan fokus awal pada layanan nirkabel, menjawab kebutuhan akan internet cepat di wilayah perkotaan. Pada fase awal, perusahaan menargetkan segmen Business-to-Business (B2B), menyediakan jaringan ke perusahaan-perusahaan besar yang memerlukan koneksi stabil dan cepat. Keberhasilan awal ini memungkinkan Biznet untuk memperluas jaringan ke kota-kota lain, serta meningkatkan skala operasional. Perusahaan juga mulai meneliti teknologi baru untuk memperkuat daya saingnya di pasar.
Salah satu tonggak penting dalam perjalanan Biznet adalah peluncuran layanan retail, Biznet Home, pada 2015. Layanan ini membawa internet berkecepatan tinggi ke rumah tangga, membuka akses bagi jutaan keluarga yang sebelumnya belum terjangkau. Dengan strategi pemasaran yang agresif dan harga kompetitif, Biznet berhasil menembus pasar konsumen secara signifikan. Keberhasilan ini memperkuat posisi Biznet sebagai pemain utama dalam pasar ISP di Indonesia.
Sejak itu, jaringan Biznet telah mencakup lebih dari 200 kota dan kabupaten di pulau-pulau utama, termasuk Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Total pelanggan kini melampaui tiga juta homepass, sementara jaringan kantor cabang mencapai lebih dari 300 titik. Pertumbuhan ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan dinamika pasar digital Indonesia. Strategi ekspansi yang terencana juga menempatkan Biznet sebagai penyedia layanan terdepan di wilayah-wilayah strategis.
AI-Ready Data Center: Teknologi dan Desain
Pusat data ini dirancang dengan fokus pada komputasi AI, sehingga setiap rak server mampu menangani beban kerja yang sangat intensif. Daya listrik hingga 145 kW per rak memungkinkan pemrosesan data skala besar tanpa gangguan. Selain itu, sistem pendinginan cairan langsung (direct liquid cooling) menggunakan closed-loop berbasis air dingin, yang tidak hanya meningkatkan efisiensi energi tetapi juga mengurangi dampak lingkungan. Desain ini meminimalkan konsumsi energi sambil menjaga performa tinggi.
Teknologi pendinginan ini dipilih karena keunggulannya dalam menurunkan suhu secara merata di seluruh rak. Hal ini mengurangi risiko overheat, sehingga meningkatkan keandalan dan umur pakai server. Dengan efisiensi yang tinggi, biaya operasional juga dapat ditekan, memungkinkan perusahaan untuk menawarkan layanan dengan harga bersaing. Penggunaan pendinginan cairan juga menurunkan kebisingan dibandingkan sistem pendinginan udara.
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9367992/original/064498800_1791369534-20261007_150825.jpg)
Di samping itu, pusat data dilengkapi dengan laboratorium pengembangan AI, yang menyediakan fasilitas bagi peneliti dan pengembang untuk menguji coba aplikasi AI baru. Sumber energi utama berasal dari panel surya yang terpasang di atap, menambah komitmen terhadap energi terbarukan. Semua elemen ini menegaskan bahwa Biznet tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga ekosistem inovasi. Kemitraan dengan universitas dan lembaga riset diharapkan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan solusi AI.
Jaringan Kabel Laut BNCS-2: Ekspansi Antarpulau
Sebelum BNCS-2, Biznet telah berhasil meluncurkan kabel serat optik bawah laut BNCS-1 pada 2024, menghubungkan Jawa dan Sumatra. Inisiatif tersebut berhasil meningkatkan kecepatan dan stabilitas koneksi antarwilayah, menurunkan latency, dan membuka peluang bisnis baru. Keberhasilan BNCS-1 menjadi landasan kuat bagi rencana ekspansi berikutnya. Koneksi ini juga mendukung pertumbuhan e-commerce dan layanan streaming di daerah terpencil.
BNCS-2 direncanakan akan menghubungkan Surabaya di Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, hingga Buleleng di Bali. Rute ini akan memperkaya jaringan internet lintas pulau, menciptakan jalur alternatif yang lebih cepat dan andal. Koneksi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada jalur satu arah, sehingga meningkatkan redundansi dan keandalan layanan. Penggunaan teknologi serat optik canggih juga memungkinkan transfer data dengan bandwidth tinggi.
Salah satu motivasi utama di balik BNCS-2 adalah mengatasi kesenjangan kualitas internet antara kota besar dan daerah terpencil. Dengan jaringan serat bawah laut yang lebih cepat, daerah-daerah seperti Kalimantan dan Madura dapat menikmati layanan internet berkualitas tinggi. Hal ini akan membuka peluang bagi pelaku usaha kecil, startup, dan sektor pendidikan untuk berkembang. Peningkatan konektivitas juga dapat memperkuat distribusi informasi kesehatan dan pendidikan secara digital.
Dampak dan Peluang bagi Masyarakat
Dari perspektif pengguna, infrastruktur AI-Ready Data Center dan BNCS-2 membuka akses ke layanan digital canggih, seperti analitik big data, machine learning, dan layanan cloud. Hal ini dapat mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kreatif. Bagi pelaku usaha, jaringan yang lebih cepat dan andal berarti peluang ekspansi pasar yang lebih luas. Di masa depan, investasi infrastruktur ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, menjembatani kesenjangan digital, dan menciptakan lapangan kerja baru di bidang teknologi.
Sumber: Liputan6 Tekno
Terus ikuti update kami untuk tetap up-to-date tentang inovasi teknologi dan infrastruktur digital. Bergabunglah bersama kami dan nikmati informasi terkini secara langsung!
📘 Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini
💬 Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini
📰 Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog
Baca juga:
Kata kunci terkait: Biznet, data center AI, kabel laut, infrastruktur digital, BNCS-2, internet Indonesia, teknologi jaringan
#LapakStore88
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/9367991/original/033364300_1791369533-20261007_151037.jpg)
0 Komentar